Belajar

Cara swap token dengan aman

Checklist praktis sebelum menandatangani transaksi: kontrak, jaringan, slippage, dan biaya.

Swap token terlihat sederhana: pilih token, masukkan jumlah, lalu tanda tangani. Namun transaksi blockchain bersifat final. Karena itu, biasakan memeriksa beberapa hal kecil sebelum menekan tombol tanda tangan.

1. Pastikan jaringan dan token benar Alamat kontrak adalah identitas token, bukan namanya. Token dengan simbol sama bisa dibuat siapa saja. Selalu bandingkan alamat kontrak dengan sumber resmi proyek atau daftar token terpercaya. Di IDSWAP, token terkurasi diberi tanda khusus, dan Anda dapat mengimpor token lain melalui alamat kontraknya.

2. Baca ringkasan sebelum menandatangani Periksa jumlah yang dibayar, jumlah minimum yang diterima, dampak harga, dan biaya layanan. Jika dampak harga jauh lebih besar dari biasanya, pertimbangkan untuk memperkecil jumlah atau menunggu likuiditas membaik.

3. Pahami persetujuan token Untuk token ERC-20, wallet biasanya meminta izin sekali agar kontrak router dapat memindahkan token Anda. Batasi jumlah izin bila wallet mendukungnya. IDSWAP tidak pernah meminta akses ke seluruh aset Anda.

4. Simpan hash transaksi Setelah transaksi dikirim, simpan hash-nya. Anda dapat memeriksa status di explorer jaringan. Jika antarmuka terputus, hash tetap dapat digunakan untuk melacak transaksi.

5. Waspadai tautan dan ekstensi palsu Akses IDSWAP hanya melalui alamat resmi. Jangan pernah memasukkan seed phrase ke situs mana pun, termasuk yang mengaku sebagai dukungan pelanggan.

Siap mencoba?

Terapkan yang Anda pelajari dengan swap pertama Anda di IDSWAP.

Belajar

Artikel lainnya